Alendra ku sayang …

November 12th, 2008 by ladies

Tubuh mungil itu kini sudah ada di dekapan.

Selama 40 minggu, menunggu dengan sabar perkembangannya di dalam perut. Menikmati semua “keajaiban” yang terjadi, dari mulai terlihat setiap USG, “Oh, bu ini dia janinnya baru sebesar kacang, sekarang udah ada pembentukan tangan dan kaki”. Terus “Ini dia wajahnya, nah tuh anaknya lagi manyun bibirnya dan ini dia detak jantungnya, kita denger sama-sama”.

Kira-kira seperti itulah setiap cek ke dokter, setiap keterangan dokter yang pasti selalu saya dan suami tunggu. Belum lagi tendangannya yang hebat juga sering dirasakan dan selalu dinanti sebagai bentuk respon dari setiap “rangsangan”.

Semua memang serba ajaib! Ada manusia didalam perutku!

Menunggu proses persalinan sekitar 17 jam, agak membuat sedikit putus asa. Air ketuban yang sudah keluar banyak di jam 10.00 siang, padahal masih dalam tahap pembukaan 1, membuat saya harus terbaring diatas tempat tidur rumah sakit dan terus berharap proses pembukaan akan terus berjalan dengan alami. Sampai dengan jam 21.00 malam, akhirnya sang dokter memutuskan untuk memberikan induksi. Nah, proses ini nih yang lumayan membuat saya sempat bilang sama suami “Kenapa aku kok aku putus asa ya, aku udah nggak kuat, lemes banget udah nggak punya tenaga”. Tapi syukurlah suami memang diciptakan untuk menjadi motivator dan menjadi “obat” penenang dikala itu. “Sabar ya sayang, ayo tarik nafas, pikirin yang nyaman-nyaman” . Disela-sela kesakitan karena proses induksi dan pembukaan.

Tapi, masih saja ada hal yang membuat putus asa karena di jam 01.00 dini hari, pembukaan belum bertambah, masih di tahap 1! Suami sempat juga menawarkan untuk menjalankan persalinan secara Caesar, tapi waktu itu yang ada di pikiran adalah apapun itu bentuknya saya ingin cepat melahirkan!

Sampai puncak-puncaknya “kenikmatan” menuju persalinan adalah di jam 03.00 dini hari. Dengan terpaksa akhirnya “bendera putih” dikibarkan dan suster jaga dipanggil.

“Suster aku udah nggak kuat, lemes banget, udah nggak ada tenaga” dengan suara yang hanya mampu berbisik menahan segala kegundahan hati dan kesakitan. “Ya udah bu, saya stop induksiannya ya sambil kita periksa dalem dulu”.

Lalu “Ayo bu, kita pindah aja ke ruang bersalin”. “Operasi caesar ya suster?” tanyaku.

“Nggak kok bu, bisa lahir normal, ini udah pembukaan 8″

Serasa mukjizat datang saat itu! “Ya Allah, terima kasih telah membantuku, bantulah aku sekali lagi untuk mengeluarkan anakku iini dengan selamat”

“Ayo bu, tarik nafasnya, kita mulai persalinan. Dorong sekuat tenaga, biar banyinya keluar, karena kepalanya udah keliatan”. Dokter Robert, suster dan para bidan yang membantuku saat itu berteriak-teriak memberikan semangat, serasa berada di area pertandingan sepakbola yang sangat seru!

“Dorong bu, dorong, bagus, lagi , lagi…”

Tapi memang harus beberapa kali melakukan “pendorongan” bayi, sampai sang dokter harus mengeluarkan ultimatum “Ayo bu, keluarin tenaganya sekuat mungkin, harus usaha sendiri. Ini “ngeden” yang terakhir, kalau nggak bayinya nanti saya vakum”. Oh tidaakk…. saya harus berkonsentrasi!!

“Tarikan nafas tiga kali ya bu, Satu … tarik nafas, Dua … tarik nafas lebih panjang,Tiga …. tarik nafas sepanjang-panjangnya dan dorrrroooooongg …..”

Suara tangisan itu ada!!!! Alhamdulillah Ya Allah, semua sudah selesai ……

Nyeri jahitan dan proses pembukan seolah-olah hilang oleh sebentuk tubuh mungil, putih, yang berada di dekapan. Sini ibu peluk nak …

Ya, tubuh mungil itu kini sudah di dekapan!

Alendra Alifasanna Ayuputeri Wibowo ….

Alendra ku - ibu sayang!

……

June 9th, 2008 by ladies

bercerita, bercengkarama, santai, senang-senang ….

Kapankah kita akan ketemu lagi??

dan Kematian akan datang …

July 24th, 2007 by ladies

07.15 PM

Hari ini saya dikejutkan dengan berita seorang pelawak handal Indonesia, Taufik Savalas di usia 41, meninggal dunia karena tabrakan.

Sekitar 3 minggu kebelakang dikejutkan juga dengan rekan penyiar Sky, Beatrix Charlote Gultom berusia 25 tahun , ditemukan meninggal dunia ketika diving di kedalaman 30m di daerah Kepulauan Seribu dan sekitar bulan Februari, rekan satu kantor, Douglas meninggal mendadak dengan dugaan serangan jantung di usianya yang ke-55.  Yah,umur memang tidak ada yang tahu!

Kita sangat yakin, sangat PeDe untuk menyusun semua mimpi, semua cita-cita karena merasa masih akan hidup di jam berikutnya, di hari berikutnya dan malah tahun berikutnya.

Tapi siapa yang tahu ternyata sebenarnya umur kita hanya sampai beberapa menit ke depan, atau beberapa jam kedepan saja! Tidak akan ada esok hari, tidak akan ada bulan depan apalagi tahun depan?! SEMUA SUDAH HARGA MUTLAK!

Lalu apa yang sudah kita perbuat untuk menghadapi kematian kita?

SESUNGGUHNYA MENGINGAT MATI ITU ADALAH BIJAK
"Tanda 100 hari menjelang meninggal"
Ini adalah tanda pertama dari Tuhan kepada hamba-Nya dan hanya akan disadari oleh mereka yang dikehendaki-Nya……
Walau bagaimanapun semua orang akan mendapat tanda ini, hanya saja ada yang menyadari ada pula yang tidak…..
Tanda ini akan terjadi lazimnya selepas waktu Ashar, dimana seluruh tubuh yaitu dari ujung rambut hingga ke ujung kaki akan mengalami getaran atau seakan-akan menggigil, contohnya seperti daging sapi yang baru saja disembelih dimana jika diperhatikan dengan teliti, kita akan mendapati daging tersebut seakan-akan bergetar……Tanda ini memberi rasa nikmat dan bagi mereka yang sadar dan jika hati kita tergelitik bahwa mungkin ini adalah tanda ajal menjelang, maka getaran ini akan berhenti dan hilang setelah kita sadar akan kehadiran tanda ini. Bagi mereka yang tidak diberi kesadaran atau mereka yang hanyut dengan kenikmatan tanpa memikirkan soal kematian, tanda ini akan lenyap begitu saja tanpa ada manfaatnya… Bagi yang sadar dengan kehadiran tanda ini, maka ini adalah peluang terbaik untuk memanfaatkan waktu yang tersisa untuk mempersiapkan diri dengan amal ibadah dan urusan yang akan dibawa atau ditinggalkan sesudah mati.

"Tanda 40 hari"
Tanda ini juga akan terjadi sesudah waktu Ashar, dimana bahagian pusar kita akan berdenyut-denyut. Pada saat itu daun yang bertuliskan nama kita akan gugur dari pohon yang letaknya di atas Singgasana Tuhan.  Maka Malaikat Maut akan mengambil daun tersebut dan mulai melakukan persiapan atas diri kita, diantaranya adalah mengikuti kita sepanjang waktu… Dapat saja terjadi Malaikat Maut ini memperlihatkan wujudnya yang asli secara sekilas.  Jika hal ini terjadi, mereka yang terpilih ini akan merasakan seakan-akan bingung seketika…Malaikat maut ini hanya 1, tetapi kewenangan untuk mencabut nyawa adalah sama dengan jumlah nyawa yang akan dicabutnya………

"Tanda 7 hari"
Adapun tanda ini akan diberikan hanya kepada mereka yang diuji dengan musibah sakit, dimana orang sakit yang tidak nafsu makan, secara tiba-tiba berselera untuk makan…

"Tanda 3 hari"
Pada saat ini akan terasa denyutan di bahagian tengah dahi kita yaitu diantara dahi kanan dan kiri. Jika tanda ini dapat dirasakan maka berpuasalah kita selepas terjadinya hal itu supaya perut kita tidak mengandung banyak najis dan ini akan memudahkan urusan orang yang akan memandikan jenazah kita nanti…. Saat itu juga bagian hitam mata kita tidak akan bersinar lagi, dan bagi orang yang sakit, hidungnya akan perlahan-lahan jatuh dan ini dapat diperiksa jika kita melihatnya dari bahagian sisi… Telinganya akan layu dimana bagian ujungnya akan beransur-ansur masuk ke dalam… Telapak kakinya yang terlunjur akan perlahan-lahan jatuh ke depan dan sukar ditegakan..

"Tanda 1 hari"
Akan terjadi sesudah Ashar dimana kita akan merasakan satu denyutan di bagian belakang kepala, yaitu di sekitar ubun-ubun dimana hal ini menandakan kita tidak akan sempat untuk menemui waktu Ashar keesokan harinya….

"Tanda akhir"
Akan terjadi keadaan dimana kita akan merasakan sejuk di bahagian pusar dan rasa itu akan turun kepinggang dan seterusnya akan naik ke bahagian tenggorokan… Pada saat ini hendaklah kita terus berdo’a dan berdiam diri dan menantikan kedatangan Malaikat Maut untuk menjemput kita kembali kepada Tuhan yang telah menghidupkan kita dan sekarang akan mematikan kita pula…

SESUNGGUHNYA MENGINGAT MATI ITUADALAH BIJAK

Lalu apa yang sudah kita perbuat untuk menghadapi kematian kita?

Ini Bintangku, mana Bintangmu?

June 29th, 2007 by ladies

Satu hal yang akan membuat orang berpikir sampe agak mengkerut dahinya, adalah proses dalam memncoba mencerna sesuatu yang berhubungan dengan dirinya. Nggak maen dukun sekarang buat tahu siapakah diri kita dan bagaimana sebenarnya diri kita. Ada sebuah ilmu yang sudah ada sejak jaman entah berapa tahun masehi dari kebudayaan Yunani, yaitu ilmu astrologi yang hasilnya kita kenal dengan zodiak atau common banget kita sebut Bintang. Ada 12 Bintang yang ada didalamnya, belum lagi beberapa bulan kemarin sempet dihebohkan dengan penambahan satu lagi jenis zodiak yaitu Ophiucus, Bintang ke -13 yang sebenarnya menurut ahli astronomi  memang nampak ada pemunculan rasi bintang baru yang tidak ada hubungannya dengan astrologi. Tapi dasar manusia emang suka salah kaprah, karena selama ini rasi bintang di langit adalah dihubungkan dengan lambang masing2 Zodiak atau Bintang yang ada. Perkembangannya akhirnya ada juga sebuah ilmu untuk mengetahui sifat dasar seseorang dengan membaca garis tangan, ilmu palmistri namanya.

"Jadi ya karena lo Virgo makanya suka sekali dengan keteraturan, terschedule, rapi meskipun agak kurang tegas. Cuma bertindak sebagai pencetus, perlu team yang bisa memberikan lo arahan dan penggerak untuk bertindak. Tingkat ingin tahu akan sesuatu hal cukup tinggi dan agak kurang bisa dimengerti apa maunya kalo untuk urusan cinta. Tapi tenang kok, lo akan menikah cepat, di umur 26!"

"Ahahahaha……kamu ternyata ya! Hati-hati ah, dengan sifat "Multi" yang jadi sifat dasar kamu! Semua sama rata, nggak ada yang "spesial" untuk seorang pasangan. Apa ini karena sense of art kamu yang tinggi? Nggak cukup puas dengan satu hal, seneng sama hal yang unik dan njelimet plus kamu harus menjadi pemimpinnya, leader yang cukup tegas! Ugkh, Pisces banget sih!"

"Kamu bisa menjadi pengontrol, lebih stabil dalam emosi dan tahu apa yang harus dilakukan, peredam emosi diantara aura merah,nggak grasak grusuk dan bisa menerima pasangan apa adanya. Pemberi nasihat yang baik"

Itu topik pembicaraan malam tadi bersama beberapa teman.

Itu baru untuk tipe dan sifat orang dari beberapa zodiak atau bintang. Belum lagi topik pagi ini di satu radio, masih tentang "bintang".

Aquarius adalah orang yang ingin mendominasi, Scorpio stubborn - jangan sampai bikin dia kecewa karena perlu energi besar untuk bisa membuat dia percaya lagi dengan kita, Capricorn adalah seseorang yang setia, nggak nikah tapi "mengikat" , mobilitas tinggi dan nampak golongan yang terbilang pencetak hasil yang gemilang, bla bla bla bla…….

Kok jadi kehausan akan hal ini ya?

Kok jadi ketakutan dengan semua ramalannya ya?

Ramalan apakah cuma sekedar ramalan?

Ini memang bintangku, lalu bintangmu? 

Untuk Anginku yang sedang bertiup …

April 26th, 2007 by ladies

Seorang sahabat bernama Ayu, sang penyejuk suasana dengan keceriaan dan kesegaran lawakannya, ternyata bisa juga menjadi penasihat. Ini aku muat semua email yang dia kirim, mudah-mudahan bisa membuka semua hati, semua pikiran dan ruang yang tertutup!

"DAUN terbang karena ANGIN bertiup atau karena POHON tidak memintanya untuk tinggal?"

DAUN terbang karena ANGIN bertiup atau karena POHON
tidak memintanya untuk tinggal?

Karya: Glen D Mondong

POHON

Orang2 memanggilku "POHON" karena aku sangat baik
dalam menggambar
pohon.
AKU selalu menggunakan gambar pohon pada sisi kanan
sebagai trademark
pada
semua lukisanku. AKU telah berpacaran sebanyak 5
kali…

Ada satu wanita yang sangat AKU cintai..tapi AKU tidak
punya
keberanian untuk mengatakannya. ..
Dia tidak cantik..tidak memiliki tubuh yang sexy..
Dia sangat peduli dengan orang lain..religius
tapi..dia hanya wanita
biasa
saja.
AKU menyukainya. .sangat menyukainya. .
Gayanya yang innocent dan apa adanya..kemandirian
nya..kepandaiann ya
dan kekuatannya. ..

Alasan AKU tidak mengajaknya kencan karena…
AKU merasa dia sangat biasa dan tidak serasi
untukku…
AKU takut…jika kami bersama semua perasaan yang
indah ini akan
hilang…
AKU takut kalau gosip2 yang ada akan menyakitinya. ..
AKU merasa dia adalah "sahabatku". ..
AKU akan memilikinya tiada batasnya…tidak harus
memberikan semuanya
hanya
untuk dia…

Alasan yang terakhir..membuat dia menemaniku dalam
berbagai pergumulan
selama 3 tahun ini…
Dia tau AKU mengejar gadis2 lain dan AKU telah
membuatnya menangis
selama 3 tahun…

Ketika AKU mencium pacarku yang ke-2 terlihat
olehnya…
Dia hanya tersenyum dengan berwajah merah…"lanjutkan
saja" katanya,
setelah itu pergi meninggalkan kami.
Esoknya, matanya bengkak..dan merah…
AKU sengaja tidak mau memikirkan apa yang
menyebabkannya menangis…
but AKU tertawa…bercanda dengannya seharian di ruang
itu…
Di sudut ruang itu dia menangis…dia tidak tau bahwa
AKU kembali
untuk mengambil sesuatu yang tertinggal.. .
Hampir 1 jam kulihat dia menangis disana….

Pacarku yang ke-4 tidak menyukainya. ..
Pernah sekali mereka berdua perang dingin, AKU tau
bukan sifatnya
untuk memulai  perang dingin…
Tapi AKU masih tetap bersama pacarku…
AKU berteriak padanya dan matanya penuh dengan air
mata sedih dan
kaget…
AKU tidak memikirkan perasaannya dan pergi
meninggalkannya bersama
pacarku…
Esoknya masih tertawa dan bercanda denganku seperti
tidak ada yang
terjadi sebelumnya.. .
AKU tau dia sangat sedih dan kecewa tapi dia tidak tau
bahwa sakit
hatiku sama buruknya dengan dia…
AKU juga sedih…

Ketika AKU putus dengan pacarku yang ke 5, AKU
mengajaknya pergi…
Setelah kencan satu hari itu, AKU mengatakan bahwa ada
sesuatu yang
ingin kukatakan padanya… Dia mengatakan bahwa
kebetulan sekali bahwa
dia
juga ingin mengatakan sesuatu padaku…
AKU cerita tentang putusnya AKU dengan pacarku…
Dia berkata bahwa dia sedang memulai suatu hubungan
dengan
seseorang…
AKU tau pria itu…dia sering mengejarnya selama
ini…Pria yang
baik,
penuh energi dan menarik…

AKU tak bisa memperlihatkan betapa sakit hatiku, AKU
hanya tersenyum
dan mengucapkan selamat padanya…
Ketika sampai di rumah, sakit hatiku bertambah kuat
dan AKU tidak
dapat menahannya.. .
Seperti ada batu yang sangat berat didadaku…AKU tak
bisa bernapas
dan ingin berteriak namun apa daya…

Air mataku mengalir tak terasa aku menangis
karenanya…
Sudah sering AKU melihatnya menangis untuk pria yang
mengacuhkan
kehadirannya. ..
Handphoneku bergetar…ternyata ada SMS masuk…SMS
itu dikirim 10
hari yang lalu ketika aku sedih dan menangis…

SMS itu berbunyi,"DAUN terbang karena ANGIN bertiup
atau karena POHON
tidak
memintanya untuk tinggal?"

DAUN

AKU suka mengoleksi daun-daun, kenapa?
Karena AKU merasa bahwa DAUN untuk meninggalkan pohon
yang selama ini
ditinggali membutuhkan banyak kekuatan.

Selama 3 thn AKU dekat dengan seorang pria, bukan
sebagai pacar tapi
"Sahabat". Tapi ketika dia mempunyai pacar untuk yang
pertama kalinya…
AKU mempelajari sebuah perasaan yang belum pernah aku
pelajari
sebelumnya - CEMBURU…
Perasaan di hati ini tidak bisa digambarkan dengan
menggunakan Lemon.
Hal itu seperti 100 butir lemon busuk. Mereka hanya
bersama selama 2
bulan…
Ketika mereka putus, AKU menyembunyikan perasaan yang
luar biasa
gembiranya. Tapi sebulan kemudian dia bersama seorang
gadis lagi…

AKU menyukainya dan AKU tau bahwa dia juga menyukaiku,
tapi mengapa
dia tidak mau mengatakannya?
Jika dia mencintaiku, mengapa dia tidak memulainya
dahulu untuk
melangkah?
Ketika dia punya pacar baru lagi, hatiku sedih…
Waktu berjalan dan berjalan, hatiku sedih dan
kecewa…

AKU mulai mengira bahwa ini adalah cinta yang bertepuk
sebelah
tangan…
Tapi..mengapa dia memperlakukanku lebih dari sekedar
seorang teman?

Menyukai seseorang sangat menyusahkan hati…AKU tahu
kesukaannya. ..kebiasaannya. ..
Tapi perasaannya kepadaku tidak pernah bisa
diketahui…
Kau tidak mengharapkan AKU seorang wanita untuk
mengatakannya bukan ?
Diluar itu, AKU mau tetap disampingnya. ..memberinya
perhatian… menemani. ..dan
mencintainya. ..
Berharap suatu hari nanti dia akan datang dan
mencintaiku. ..
Hal itu seperti menunggu telephonenya tiap
malam…mengharapka n
mengirimku SMS…
AKU tau sesibuk apapun dia, pasti meluangkan waktunya
untuk ku…
Karena itu, AKU menunggunya. ..

3 tahun cukup berat untuk kulalui dan AKU mau
menyerah…Kadang AKU
berpikir untuk tetap menunggu…
Dilema yang menemaniku selama 3 tahun ini…

Akhir tahun ke-3, seorang pria mengejarku.. .setiap
hari dia
mengejarku tanpa lelah…
Segala daya upaya telah dilakukan walau seringkali ada
penolakan
dariku…
AKU berpikir…apakah aku ingin memberikan ruang kecil
di hatiku
untuknya ?!..

Dia seperti angin yang hangat dan lembut, mencoba
meniup daun untuk
terbang dari pohon…
Akhirnya, AKU sadar bahwa AKU tidak ingin memberikan
Angin ini ruang
yang
kecil di hatiku…

AKU tau Angin akan membawa pergi Daun yang lusuh jauh
dan ketempat
yang lebih baik…
Akhirnya AKU meninggalkan Pohon…tapi Pohon hanya
tersenyum dan
tidak memintaku untuk tinggal…
AKU sangat sedih memandangnya tersenyum ke arahku…

"DAUN terbang karena ANGIN bertiup atau karena POHON
tidak memintanya
untuk
tinggal?"

ANGIN

AKU menyukai seorang gadis bernama Daun…
karena dia sangat bergantung pada Pohon..jadi aku
harus menjadi ANGIN
yang
kuat…

Angin akan meniup Daun terbang jauh…
Pertama kalinya..AKU melihat seseorang memperhatikan
kami…
Ketika itu, dia selalu duduk disana sendirian atau
dengan teman2nya
memerhatikan Pohon…
Ketika Pohon berbicara dengan gadis2, ada cemburu di
matanya…
Ketika Pohon melihat ke arah Daun, ada senyum di
matanya…
Memperhatikannya menjadi kebiasaanku. ..seperti daun
yang suka
melihat Pohon.
Satu hari saja tak kulihat dia…AKU merasa sangat
kehilangan.. .

Di sudut ruang itu, ku lihat pohon sedang
memperhatikan daun…
Air mengalir di mata daun ketika Pohon pergi…
Esoknya…Ku lihat Daun di tempatnya yang biasa,
sedang
memperhatikan Pohon…
AKU melangkah dan tersenyum padanya…Kuambil secarik
kertas..kutulis dan kuberikan padanya…
Dia sangat kaget…

Dia melihat ke arahku, tersenyum dan menerima kertas
dariku…
Esoknya…dia datang…menghampir iku dan memberikan
kembali kertas
itu…
Hati Daun sangat kuat dan Angin tidak bisa meniupnya
pergi, hal itu
karena Daun tidak mau meninggalkan Pohon.
AKU melihat kearahnya… kuhampiri dengan kata2 itu…
Sangat pelan…dia mulai membuka dirinya dan menerima
kehadiranku dan
telponku…

AKU tau orang yang dia cintai bukan AKU…tapi AKU
akan berusaha agar
suatu
hari dia menyukaiku.. .
Selama 4 bln, AKU telah mengucapkan kata Cinta tidak
kurang dari 20x
kepadanya…
Hampir tiap kali dia mengalihkan pembicaraan. ..tapi
AKU tidak
menyerah…
Keputusanku bulat….AKU ingin memilikinya. ..dan
berharap dia akan
setuju menjadi pacarku….

Aku bertanya," apa yang kau lakukan? Kenapa kau tidak
pernah
membalas?
Mengapa kau selalu membisu?"
Dia berkata, "AKU menengadahkan kepalaku"…

"Ah?" Aku tidak percaya dengan apa yang kudengar…
"Aku menengadahkan kepalaku" dia berteriak…

Kuletakkan telepon….. .melompat. …berlari seribu
langkah…ke
rumahnya…
Dia membuka pintu bagiku…Ku peluk erat-erat
tubuhnya…

"DAUN terbang karena tiupan ANGIN atau karena POHON
tidak memintanya
untuk tinggal?"

Kuberlari Bebas

April 2nd, 2007 by ladies

Kuikuti angin jaman berlalu

kemasa silam terbayang pilu

Ketika sinar meredup kelabu

Sisa-sisa wajah menanam semu ,

dilubuk hati menggenggam rindu,

akan cita-cita yang dulu layu.

Kuberlari bebas menembus waktu

tinggalkan hati tiada menentu

Kuharap selalau masa depanku

kan kembali satu.

Kini penuh harap tak akan ragu

sejak terbuka hari baru

bulat tekad untuk melaju ….

Hari ini

February 26th, 2007 by ladies

20.00 WIB

Masih di kantor ….

Waks! Udah jam segini tapi masih di kantor. Perut laper keroncongan sebenernya, belum makan dari siang. Bukan maksud nyiksa diri, tapi eemmaannngggg nyiksa diirii kalii diiisss, ehehehehehe……

Berselancar ke blog dan profile temen-temen suka bikin gue merasa melayang terbang, dibawa ke dunianya mereka. Ada yang udah sukses jadi seorang istri, ada yang sukses dengan kehidupan kariernya, ada yang cerita kerjaan barunya, ada yang kesel gara-gara disalip motor etc. etc …

Lalu akhirnya mendarat lagi ke kehidupan gue sendiri dan bodohnya suka timbul pernyataan dan pertanyaan yang suka bikin gue merasa nggak sehebat mereka, merasa nggak bisa seperti mereka, merasa saaanngaaattt …jauh tertinggal. Ditambah dengan akhir-akhir gue merasa tidak mempunyai kehidupan, merasa penuh dengan dilema dan hal-hal lain yang kalo kata mbak Dani sih "Merasa lagi kosong …"

Nggak seharusnya sih berpikir seperti apa yang dipikirin tadi, karna itu malah akan membawa kita nggak bisa maju, nggak percaya dengan kelebihan sendiri. Atau apakah ini karna kejadian 2 minggu lalu? Dimana terjadi pembicaraan penuh emosi antara sang anak dan sang bapak. Masih seputar hal yang sama, akan jadi apa kamu kalo kayak gini-gini terus?  Bukankah seharusnya kita bersyukur dengan apa yang sedang kita jalani sekarang?

Teringat dengan pernyataan seseorang (sebenernya mantan ceweknya mantan gue = penting ya?? ehehe….) di sebuah majalah. Dia bilang paling benci kalau ada yang bertanya

"Eh, apa kabaranya niihh …??"

"Kerja dimana sekarang?"

Yang membuat dia benci adalah apakah seseorang yang sukses dan hebat itu adalah seseorang yang bekerja dengan jabatan yang tinggi, yang punya gaji lebih dari standar?? Jadi orang yang nggak bisa seperti itu nggak pantas kita sebut orang sukses, orang hebat?

Saya sepakat dengan dia!! Apakah harus itu standarnya? Apa nggak bisa semua dihargai dengan kerja kerasnya, untuk setiap keringat yang dia keluarkan meskipun harus bekerja di tempat yang sangat bau sekalipun (karna menurut gue seorang tukang sampah adalah orang yang sangat hebat), seorang pak tua yang tetep dengan semangatnya, mengumpulkan semua tenaganya untuk mengayuh becak, atau mang kue bandros, mang nasi goreng yang harus berkeliling keluar masuk perumahan, melintas jalan mencari  pelanggan. Nggak bisa ya dari itu ukurannya?

Dan seorang perempuan, apakah batas kesuksesan dan kehebatannya adalah dengan sudah mempunyai anak dan suami?

Dan apakah yang harus dilakukan ketika semua stereotype itu berlaku sampai saat ini? Di dunia penuh kesetaraan antara perempuan dan laki-laki, di dunia yang disebut sebagai dunia modern??

Dia yang Selalu Ada

October 20th, 2006 by ladies

20 Oktober 2006

08.15 Hari ini

" ….kulihat dia ada",

Kemarin

"….dia terlihat senyum padaku dari tempatnya yang paling nyaman nampaknya",

Sebelum hari Kemarin

"….dia masih ada!! Meskipun agak ngeri, kucoba untuk bisa sedikit tersenyum padanya. Setidaknya untuk menyampaikan kalau aku Semangat pagi itu dan mencoba membalas senyumannya kemarin, "

Setiap Pagi saat melewati sebuah gedung tua di kawasan Asia Afrika,

"Dia selalu ada! Pandangan kosong, kuku panjang, baju hitammmm kotor dekil sedekil-dekilnya, rambut gimbal seperti sudah tak pernah tersentuh air lagi"

KOMPAS 2006, entah edisi bulan apa

Pria itu ada dalam salah satu halamannya, didalam artikel tentang komunitas  gembel dan orang gila di kota Bandung. To be honest setiap gue ke penjuru kota Bandung, pria itu pun selalu ada, pria (maaf harus dapat julukan orang gila) yang boleh lah kita sebut sebagai "pria gaul’. Busyet deh pria, gue aja belum pernah "segaul lo" apalagi masuk koran KOMPAS! Edisi nasional gitu lho!! Gue sekarang pun harus liat lo tiap hari.

Sebelum saya pergi kerja ……

Antara Maslow dan Algren

October 16th, 2006 by ladies

16 Okt ‘06

18.15 WIB

"Eh, lo merhatiin ga sih, kalo langit malem ini nampaknya terang banget padahal baru ujan! Jadi inget email-email yang lo kirim tentang kiamat, kok gw jadi ngeri ya, eheheheh…."

SMS yang dikirim tadi malam untuk seorang teman bernama Kavita. Dan akhirnya berlanjut ke perbincangan YM tadi pagi. Agak berat memang untuk topik pagi hari karena kita terus semakin dalam "memaknai" ketakjuban akan hal itu.

Kembali teringat pertemuan keluarga Sky, satu minggu sebelum puasa. Nangis sesegukan dari beberapa orang, termasuk aku, yang mencoba "memaknai" apa yang disampaikan malam itu. Mengenai bulan, matahari, bumi, planet, seluruh makhluk hidup sampai otak kita sekalipun, "menyembah" satu zat yang tak terlihat tapi bisa kita rasakan keadaannya, yaitu Tuhan - Allah Yang Maha Kuasa. Apakah termasuk aku didalamnya? Atau aku hanyalah seorang makhluk yang hanya menyadari akan keberadaanNya tanpa belum bisa menyembahNya?

Setelah pertemuan itu, sampai tadi malam, sebenarnya semakin membuat aku bertanya-tanya akan kehidupan yang sudah dan mungkin masih ada garis perjalanan hidup dalam takdirku sebelum mencapai satu titik untuk dijalani. Hendak kemanakah aku? Untuk apakah aku hidup? Kebutuhanku akan hidup ini? Apakah benar seperti apa yang diteorikan Maslow, bahwa kebutuhan manusia (basic needs) itu hanyalah makan, minum dan sex? Atau haruskah seperti Maslow pula ketika kematiannya datang mengakui bahwa teorinya itu salah? Basic needs seorang manusia adalah "Makna Hidup"! Mana sebenarnya yang harus aku pilih?

Algren, sang Samurai, di The Last Samurai, nampaknya bisa jadi sebagai aktor pengukuh penyesalan Maslow. Apakah dengan kehebatannya untuk menyusun strategi perang dan mampu menundukkan banyak musuhnya yang dia mau, menikmati dunia dengan tidak pernah lepas dari minuman atau mencari kedamaian dalam hidup? Ternyata kedamaian dalam hidup yang ia cari. Dan ia dapatkan dari semangat "Bushido" Samurai.

Semua memang akhirnya berakhir pada satu "Makna Hidup"! Apakah orang-orang saat ini, termasuk aku sudah mulai kehilangan makna hidup? Semakin banyak yang tak peduli lagi akan keberadaan "bulan yang paling indah" diantara bulan-bulan lainnya, semakin buta dan terus mengejar "dunia" tanpa lelah sampai lupa dengan kewajibannya, semakin terasa lumrah dengan kebebasan pergaulan kanan kiri, orang-orang disekitar kita??

Harus mulai lagi dari titik nol untuk bisa memaknai hidup!! Sebelum semua terlambat dan berakhir, sebelum semua harus ada penyesalan seperti halnya Maslow!

Akkuuuu Bosaaannn!!!!

September 17th, 2006 by ladies

17.00 WIB

Akuu bosaaaannnnnnn!! Kayaknya ada yang ngomong gitu sore ini, trus dia ngajakin nonton tuh??! MMhhhh sapa yaaaaaa orangnyaaa?? Ahahhahahahahhah…
Berikut tadi siaran "spektakuler" banget lah! Aku sama mbak Vin, jadi team yang musti kompak! Sejarah banget kita berdua, tapi yang paling kesian sih mbak vin, doi ngos ngos an, ahahahahha….
Kualat sama yang sms 2 minggu kmaren kayaknya!!!
Two thumbs up dueehh buat mbak Vin, teruji A plus nya, ehehhehehhehe……

Aku bosaaaaannnnnn?? Lho lho lho, kok udah ga ada yang bilang gitu lagi ya?? Orangnya kmana? Atau justru aku sekararng yang harus teriak gitu, AKU BOSAAAANNNNNNNN……..
Nggak jelas nih ceritain apaan , ihihihihiihihihihih……..